Club Cooee

Rabu, 21 September 2011

Kanker Bagian Tubuh Dan Gejalanya


Kanker Payudara

Kanker payudara adalah kanker yang berasal dari kelenjar saluran dan jaringan penunjang payudara tetapi tidak termasuk kulit payudara. Kanker ini menjadi pemhunuh nomor satu wanita di dunia dan kanker kedua terbanyak yang menyerang wanita Indonesia.

Semakin bertambah usia seorang wanita, semakin besar kemungkinan terserang kanker payudara. Wanita yang berisiko tinggi terkena kanker payudara adalah yang berusia lebih dari 40 tahun atau biasa disebut dengan cancer age group. Meskipun demikian, tidak berarti wanita di bawah usia tersebut bebas dari ancaman kanker payudara.

Beberapa keluhan berikut ini akan dirasakan oleh penderita kanker payudara pada stadium lanjut.
- Terasa ada benjolan di payudara jika diraba dengan tangan.
- Jika diamati, bentuk dan ukuran payudara berbeda dengan sebelumnya.
- Terdapat luka dan eksim di payudara dan puting susu yang tidak dapat sembuh meskipun telah diobati.
- Keluar darah atau cairan kental dari puting susu.
- Puting susu masuk ke dalam payudara.
- Kulit payudara berkerut seperti kulit jeruk.

Bagi yang belum terkena kanker payudara dapat mencegahnya dengan cara sebagai berikut.
- Menghindari makanan yang berkadar lemak tinggi.
- Menjaga kesehatan dan memperbanyak makanan buah dan sayuran segar.
- Wanita dengan faktor risiko lebih baik menghindari penggunaan alat kontrasepsi yang mengandung hormon, seperti pil atau suntik KB.
- Konsultasikan dengan dokter jika akan mengonsumsi obat-obatan yang bersifat hormonal.
- Lakukan pemeriksaan payudara sendiri dengan teratur.

Kanker di Tangan dan Kaki
Jenis kanker yang tumbuh di tangan dan kaki mudah dikenali secara fisik. Pengobatannya bisa ditambah dengan terapi luar, seperti mengompres atau merendamnya di dalam ramuan herbal yang berkhasiat sebagai penumpas kanker.

Kanker Kulit
Kanker ini terletak di permukaan kulit sehingga mudah dikenali. Namun, karena gejala awal yang muncul tidak begitu menganggu, penderita sering terlambat mengobati¬nya. Biasanya, penderita berobat setelah terjadi kerusakan-kerusakan pada stadium lanjut. Akibatnya, penyakit sulit diobati karena sudah menyebar ke berbagai jaringan tubuh.

Secara garis besar kanker kulit dapat dibagi menjadi dua, yakni melanoma maligna yang merupakan kanker kulit paling ganas yang dapat mengakibatkan kematian dan non- melanoma malign, kanker kulit yang sering timbul karena permukaan kulit sering terkena sinar matahari. Daerah yang rawan terkena kanker kulit adalah permukaan tubuh yang sering terkena sinar matahari, seperti wajah, tangan, dan tungkai bawah. Kelainan-kelainan yang dapat diindikasikan sebagai kanker kulit sebagai berikut.

- Benjolan yang cepat membesar. Gejala dini berupa benjolan yang sebelumnya kecil menjadi semakin besar. Benjolan tersebut bisa muncul di kulit wajah dengan ciri permukaannya mengilat dan tidak terasa sakit atau gatal.

- Tahi lalat yang berubah warna menjadi semakin hitam, terasa gatal, daerah sekitarnya berwarna merah, dan mudah berdarah.

- Koreng atau borok yang sudah lama tidak kunjung sembuh. Jika diraba, pinggiran borok atau koreng terasa keras dan mudah sekali berdarah.

- Bercak-bercak di kulit dengan permukaan kasar. Pada orang tua sering terjadi di wajah dan lengan.

- Bercak hitam dan penebalan di kulit yang berwarna pucat, seperti telapak kaki atau telapak tangan.

Agar terhindar dari serangan kanker kulit dapat dilakukan pencegahan sebagai berikut.
- Hindari terpaan sinar matahari secara langsung, terutama saat jumlah sinar ultraviolet di permukaan bumi mencapai puncaknya, yakni pada pukul 10.00-15.00.

- Hindari kontak dengan bahan kimia secara langsung, terutama dalam waktu lama. Jenis bahan kimia yang dapat menimbulkan gangguan pada kulit adalah arsen dan ter.

- Hindari kontak dengan sinar x yang berlebihan, ter¬utama bagi mereka yang harus melakukan pemeriksaan organ tubuh dengan sinar x (ronfgen) atau mereka yang bekerja di ruang radiologi.

Kanker Tulang
Gejala yang sering dirasakan penderita kanker tulang adalah nyeri tulang, bengkak di atas tulang, nyeri dada, batuk, demam, dan bobot badan menurun.

Kanker Darah (Leukemia)
Gejala yang dialami oleh penderita leukimia adalah kurang darah, perdarahan, demam, infeksi, dan nyeri tulang. Faktor risiko terbesar terjadi akibat pengaruh genetik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

footer widget