Club Cooee

Selasa, 02 Agustus 2011

Faktor Dan Proses Penuaan Dini

Seiring perjalanan usia, proses penuaan pun terus berlangsung, tubuh akan mengalami perubahan-perubahan yang menyebabkan Involusl dan degradasi jaringan. fungsi, organ tubuh pun mulai mengalami kemunduran baik fisik maupun mental.

Masa lanjut usia bukanlah masa yang hanya tinggal menunggu vonis alam atau masa yang taklepas dari serangan berbagai penyaklt yang akan mengantarkannya pada kematian. Namun, ciptakanlah masa tua yang menyenangkan, produktif, dan energik tanpa harus merasa tua dan tidak berdaya.Tumbuhkan motivasi agar selalu merasa berada di wilayah muda selamanya.

Banyak orang tetap muda dengan cara memperhatikan makanan, olahraga, tidur, hubungannya dengan orang lain dan mampu mengatasi tantangan hidup dengan baik. Oleh karena itu, pada usia 4O tahun, 50 tahun, atau 80 tahun pun tetap dapat menikmati hidup dan tetap merasa muda.Semuanya tergantung pada sikap dan cara Anda menjaga diri sendiri sehingga tetap merasa awet muda dibanding usia yang sebenarnya

A. Proses Penuaan
Secara umum, proses penuaan dipahami dari proses pembelahan sel yang merupakan faktor endogenik dan tidak dapat dihentikan.Sel manusia mempunyai masa hidup yang terbatas. Setelah membelah sebanyak 50-100 kali, proses pembelahan sel berhenti. Kultur sel pun menjadi tua (senescene) yang akan menjadikan seseorang mengalami kemunduran, baik fisik maupun mental.

Ada beberapa teori proses penuaan yang dikembangkan, tetapi dalam bahasan ini, teori radikal babas lebih banyak terkait dalam pengendalian proses penuaan.Teori radikal bebas menerangkan pengaruh suatu elektron bebas yang tidak berpasangan, bersifat sangat reaktif dan tidak stabil. Radikal bebas akan bergabung dengan apa saja yang ada di sekitarnya yang menyebabkan kerusakan sel. Proses inilah yang dapat menyebabkan perubahan-perubahan fisiologis maupun biologis dalam proses penuaan, seperti timbulnya flek dan keriput pada wajah kerontokan rambut, dan lain sebagainya, serta tidak jarang menimbulkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung koroner (PJK), kanker, dan lain-lain.

Untuk menangkal serangan radikal babas yang yang berbabaya dan merusak tubun diperlukan senyawa antioksidan yang memiliki kemampuan mengatasi atau menetralisasi radikal babas. Dengan demikian proses penuaan dan serangan berbagai penyakit degeneratif akan bisa dicegah dan dihindari jenis-jenis antioksidan antara lain vitamin A (betakaroten), vitamin B. vitaminC. vitamin E. koenzim Q10. selenium, seng dan mangan.

Teori penuaan bukanlah harga mati yang tidak dapat diubah atau dikendalikan sebingga seseorang dipaksa memasuki wilayah lanjut usia. Banyak jalan untuk menahan laju penuaan tanpa peduli berapa jumlah tahun yang telah dilewati. Langkah pertama yang harus dipahami adalah mengetahui faktor dan pemicu proses penuaan untuk kemudian dikendalikan secara tepat.

B. Pemicu Proses Penuaan

Untuk mendapatkan Kembali masa muda, yang nyaris ditinggalkan atau telah berlalu. bukanlah hal yang tidak mungkin. kita dapat memperpanjang dan menciptakan agar selalu berada dalam wilayah masa muda. Kita tetap bisa energik. sehat. bugar dan bersemangat tanpa merasa lemah dan tanpa harus dililit berbagai penyakit.

Rahasia tetap muda terletak pada kapandaian seseorang menyiasati fakto-faktor pemicu proses penuaan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan seseorang menjadi tua. bali faktor yang dapat dikendalikan maupun yang tidak dapat dikendalikan.

1. FAKTOR GENETIK
Fakror genctika merupakan faktor bawaan (keturunan) yang berbeda pada setiap indifidu Faktor inlah yang mempengaruhi perbedaan efek menua pada setiap individu. yaitu dapat lebih cepat atau lebih lambat Contohnya seseorang yang mempunyai bawaan penuaan dini. mempunyai keturunan mengidap penyakit tertentu, perbedaan tingkat intelegensia, warna kulit, tipe kepribadian, dan lain-lain. Seseorang yang memahami adanya faktor keturunan yang dapat mempercepat proses penuaan harus lebih hati-hati dan harus berusaha menangkal efek negatif yang ditimbulkan oleh faktor genetikanya.

2. FAKTOR LINGKUNGAN DAN GAYA HIDUP
Faktor ini berkaitan erat dengan diet dan asupan zat gizi, kebiasaan merokok, minum alkohol dan kafein, tingkat polusi, pendidikan, pendapatan, obat-obatan, penyinaran sinar ultra violet dan sebagainya. Selain itu, sikap lingkungan sosial budaya juga banyak mempengaruhi kondisi kesehatan.

Faktor lingkungan dan Gaya hidup berpengaruh luas dalam menangkal poses penuaan. tidak heran bila untuk menangkal proses penuaan dilakukan dengan cara menyiasati faktor ini. Bentuk usaha ke arah . tidak terpaku pada cara alami, tetapi juga berkembang Seiring dengan penemuan-penemuan medis yang lebih modern, baik berupa alat-alat kedokteran ataupun obat-obatan dan suplemen yang menjanjikan tetap muda selama mungkin.

3. FAKTOR ENDOGENIK
Terkait dengan proses penuaan, yaitu perusakan sel, terjadi pula perubahan-perubanan seperti perubahan struktural dan penurunan fungsional, kemampuan, dan daya adaptasi kulit untuk mensintesis vitamin D.

Beberapa faktor yang memicu proses penuaan tersebut akan banyak berpengaruh terhadap datangnya berbagai penyakit dan aspek gizi pada individu seperti perubaban kebutuhan zat gizi. status gizi. penangan (terapi) gizi khusus, dan sebagainya.

C. Penuaan Dini
Penuaan dini atau penuaan yang datang sebelum waktunya lebih banyak diakibatkan oleh tubuh yang rapuh, digerogoti berbagai penyakit. Ketidak seimbangan asupan gizi merupakan salah satu faktor pemicunya. bahkan dari hasil penelitian ternyata dua per tiga dari jenis penyakit berhubungan erat dengan gizi seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes, kangker, dan penyakit degeneratif lainnya. Para ahli beranggapan 30-50% faktor gizi berperan penting dalam mencapai dan mempertahankan keadaan sehat yang optimal.

D.Mengendalikan Proses Penuaan
Berbagai kecanggihan teknologi dan produk yang dapat menyulap manusia tetap muda dalam tempo sesingkat-singkatnya makin banyak ditawarkan dan makin banyak di minati. Namun, bagaimanapun masyarakat perlu berhati-hati dalam menyikapi berbagai tawaran dalam mewujudkan kecantikan secara instan. Sikap bijak diperlukan sehingga tidak mudah memutuskan untuk mencoba yang belum tentu keberhasilannya.

Kini banyak cara yang ditawarkan dalam rangka memperlambat proses penuaan, baik berupa produk ataupun terapi. Beberapa di antaranya yaitu sebagai berikut.

1. Kosmetik
Berbagai jenis kosmetik ditawarkan di pasaran, terdiri dari krim, lotion, bedak, dan lain sebagainya. Kosmetik dipercaya dapat meremajakan dan menjaga kulit dari efek-efek negatif seperti sengatan matahari dan polusi udara. Namun, penggunaannya harus cermat, tidak berlebihan, serta disesuaikan dengan jenis dan kondisi kulit. Bila perlu, berkonsultasilah dengan dokter kulit dan ahli kecantikan untuk menentukan kosmetik, yang aman dan sesuai.

Bagaimanapun kosmetik tidak dapat menolak terjadinya keriput pada kulit. Kosmetik hanya, dapat menangkal pada batas-batas tertentu yang disebabkan oleh faktor ekstrinsik (sinar matahari, merokok ,banyak mum alkohol. stres, dan pemakaian obat-obat luar tanpa resep dokter). Selain itu, pengaruh kosmetik juga hanyalah sebatas menutupi perubahan-perubahan bagian luar tubuh yang terjadi akibat proses penuaan. Oleh karna itu, kombinasi antara penggunaan kosmetik yang tepat dengan penerapan gaya hidup yang sehat akan menjamin keberhasilan Pengendalian proses penuaan.

2. Pembedahan
Pembedahan dapat dipilih sebagai cara yang cepat dan mudah untuk mengatasi berbagai masalah kecantikan, seperti keriput di wajah, transplantasi rambut. implant payudara, menghilangkan lemak, mengoreksi bentuk wajah, dan lain sebagainya. Namun, perlu berhati dalam dalam melakukannya karena mungkin ada efek samping yang ditimbulkan. Jika tidak dilakukan dengan benar dan oleh orang yang ahli, bukannya mempercantik malah memperburuk masalah kecantikan yang dihadapi. Perlu juga diperhatikan pirinsip-prinsip pembedahan.

a. Pembedahan tidak dapat menolak berbagai penyakit yang menyerang tubuh dan tidak mampu meningkatkan kesehatan fisik seseorang. Apabila penyakit mulai bersarang dalam tubuh maka proses penuaan pun otomatis akan semakin cepat.

b. Pembedahan tidak mampu mengatasi penurunan kemampuan organ tubuh. seperti penurunan fungsi otak dan fungsi organ lainnya.

c. Pembedahan juga tidak mampu meningkatkan harapan hidup seseorang.

Jadi walaupun pembedahan memberikan penampilan luar yang menarik dan mampu memberikan dorongan kepuasan diri, tetapi tidak akan berarli apa-apa bila kondisi tubuh tidak sehat. Oleh karena itu, jangan sampai keinginan yang kuat untuk tampil tetap muda, membuat kita mengabaikan cara-cara hidup sehat yang dinjurkan bagi kesehatan.

3. Pola makan yang baik
Pola makan yang baik sangat menentukan derajat kesehatan dan kecantikan seseorang. Agar senantiasa sehat, cantik dan awet muda, kecukupan berbagai zat gizi yang panting bagi tubuh harus selalu diperhatikan di antaranya sebagai berikut.

• Konsumsi makanan yang kaya antioksidan, di antaranya vitamin A, C, E; mineral selenium, zinc, sulfur, serta fitonutrien (karoten, lycopen, dan lain-lain), yang berperan dalam menangkal radikal bebas penyebab penuaan dini.
• Konsumsi makanan sumber protein tinggi. Protein diperlukan untuk proses perbaikan den regenerasi jaringan tubuh, seperti kulit, rambut, kuku, dan lain sebagainya.
• Penuhi kebutuhan cairan. Air sangat diperlukan untuk berbagai proses metabolisme tubuh den menjaga kesegaran serta kelembapan jaringan.
• Konsumsi makanan sumber vitamin C dan mineral silika yang berperan dalam sintesis kolagen sebagai jaringan konektif yang membuat struktur jaringan menjadi kompak kenyal dan elastis.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

footer widget