Club Cooee

Selasa, 10 Januari 2012

Subafood Pelopor Bihun Jagung

Direktur PT. Subafood Pangan Jaya (Syamsul Bahri)

JAKARTA- Respon masyarakat terhadap produk bihun jagung produksi PT. Subafood Pangan Jaya ini cukup fantastis. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kapasitas produksi setiap tahunnya mencapai 100% dari tahun sebelumnya.

Dari mulai 100 ton setiap bulan dalam kurun waktu 6 tahun ini sudah mencapai 1200 ton perbulan atau 14.000 ton pertahun, ini baru produksi PT. Subafood saja, disamping itu sejak PT. Subafood memperkenalkan bihun jagung, sudah banyak perusahaan lain yang mengikuti, sampai saat ini sudah ada ± 15 produsen yang memproduksi bihun jagung dengan total produksi ± 15.000 ton per bulannya. “Bihun jagung saat ini telah menggantikan 50% pangsa pasar bihun beras dan mulai merebut sedikit pasar mie,” ungkap Syamsul Bahri, MM selaku Direktur PT. Subafood Pangan Jaya

Sebagai ilustrasi konsumsi makanan pokok (karbohidrat) di Indonesia dengan ± 250 juta jiwa. Secara keseluruhan bihun jagung baru menyumbang 0,2% sebagai makanan pokok dan 2% sebagai makanan pokok non beras, sehingga potensinya masih sangat bagus untuk dikembangkan terlebih dengan bertambah jumlah penduduk dan mahalnya makanan import (terutama yang berbasiskan gandum).

“Kapasitas dan delivery ke konsumen PT. Subafood saat ini ±1200 ton/bulan (±20% market share bihun jagung indonesia) dengan area distribusi sudah diseluruh propinsi di Indonesia, yang tersebar baik di pasar-pasar tradisional maupun modern market (Minimarket dan Hypermarket) dengan merek dagang,” papar Syamsul

Lebih lanjut Syamsul menambahkan, bahwa sejak tahun 2010 dan 2011 PT. Subafood telah mulai mengekspor produknya ke belanda dan malaysia. PT. Subafood juga sudah menerapkan Standar Manajemen Mutu ISO 9001:2008 yang disertifikasi oleh UKAS dan KAN, ini membuktikan proses industri PT. Subafood sudah dikelola dengan manajemen yang baik dan standar Internasional.

PT. Subafood Pangan Jaya didirikan bulan agustus 2004, baru mulai beroperasi pada bulan Juni 2005, dengan meluncurkan produk bihun jagung yang terbuat dari pati jagung (Corn Starch) dimana produk ini adalah produk inovasi dari PT. Subafood Pangan Jaya, karena sebelumnya orang hanya mengenal bihun itu terbuat dari beras. PT. Subafood adalah pelopor utama di Indonesia bahkan di dunia yang membuat bihun dari pati jagung (Corn Starch).

Seperti diketahui, Jagung adalah tanaman pangan kedua setelah beras dan bisa tumbuh di seluruh nusantara, atas dasar pemikiran tersebut, PT. Subafood Pangan Jaya menciptakan bihun dari jagung, hal ini sejalan dengan misi PT. Subafood yaitu mengutamakan pengolahan sumber pangan lokal yang bisa diproduksi lewat industri secara massal dengan kualitas baik dan sehat. Disamping itu juga ikut mengimplementasikan program pemerintah dalam disversifikasi pangan, agar bangsa kita tidak tergantung selamanya pada beras, jagung merupakan pilihan tepat karena sudah merupakan pangan yang disukai oleh masyarakat kita. (ju)


Produk Subafood antara lain adalah:
1. Bihun Jagung (Pilihan Bunda)

2. Bihun Jagung (Cap Tanam Jagung)

3. Bihun Jagung (Cap Panen Jagung)

4. Bihun Jagung Instan (Subahoon)

Ternyata Selain Bihun Jagung Subafood juga mengeluarkan satu product dengan kategori Sohun dan Mie, berikut produknya:
5. Sohun Jagung (Sounku)

6. Mie kering (Subamie)

Beberapa penghargaan yang diraih oleh Subafood adalah:
1. Anugerah Produk Asli Indonesia









2. Rekor Bisnis (REBI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

footer widget